Kejadian ini saya alami 3 minggu lalu. Pada hari Minggu tepatnya, saya dan teman saya vacation ke Kota Tua Jakarta. Kami berangkat menggunakan kereta, dan tiba di Stasiun Kota. Hari mulai siang jam 11. Panas terik tidak menyurutkan masyarakat yang ingin menikmati Kota Tua.
Saya dan teman mendatangi taman Fatahillah, menakjubkan! Seperti di luar negeri. Dan keramaian pun tak menyurutkan “mereka” untuk menampakan diri. Entah kenapa, mata ini selalu tertuju pada restoran ayam cepat saji yang terkernal. Bagi yang sudah ke Kota pasti tahu namanya. Di bagian bawah gedung digunakan untuk restoran, sedangkan di bagian atas kosong.
Ada bagian jendela di lantai 2 yang tidak ada kacanya dan tidak ada daun jendela. Entah kenapa, seperti ada orang sedang berdiri di sana memperhatikan keramaian. Mungkin terasa terusik aku perhatikan sosok itu menoleh ke arah ku. Ya Allah, nooooo!!!
Baca selengkapnya »
Saya dan teman mendatangi taman Fatahillah, menakjubkan! Seperti di luar negeri. Dan keramaian pun tak menyurutkan “mereka” untuk menampakan diri. Entah kenapa, mata ini selalu tertuju pada restoran ayam cepat saji yang terkernal. Bagi yang sudah ke Kota pasti tahu namanya. Di bagian bawah gedung digunakan untuk restoran, sedangkan di bagian atas kosong.
Ada bagian jendela di lantai 2 yang tidak ada kacanya dan tidak ada daun jendela. Entah kenapa, seperti ada orang sedang berdiri di sana memperhatikan keramaian. Mungkin terasa terusik aku perhatikan sosok itu menoleh ke arah ku. Ya Allah, nooooo!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar